11 Juni 2010 adalah hari yang bersejarah bagi para penikmat bola di
dunia dan para warga Afrika Selatan. Karena pada hari itu semua mata
dari berbagai dunia tertuju pada layar televisi. Selama satu bulan,
penikmat sepak bola akan disuguhkan berbagai macam talenta – talenta
dari para seniman bola dunia. Acara empat tahun sekali ini bernama FIFA
WORLD CUP 2010.
Pemain – pemain dari berbagai negara akan bertarung untuk
memperebutkan piala dari FIFA (Asosiasi Sepakbola di Dunia). Diantara
para pemain tersebut, pastinya ada pemain muda yang bakal bersinar di
piala dunia 2010. Berikut ini skuad pemain muda piala dunia 2010 versi saya :
1. Joe Hart
Pemain ini mengundang decak kagum saat masih memperkuat Manchester City.
Awalnya ia menjadi kiper lapis kedua menggantikan kiper Denmark Kasper
Schmeichel yang sering membuat blunder. Sayang kemampuannya hanya
dihargai selama satu tahun oleh Manchester City. Ia kemudian hijrah ke
Birmingham City. Di sana, ia selalu menjadi starter untuk mengawal
gawang The Blues of Birmingham. Pelatih Inggris Fabio Capello
memanggilnya untuk masuk timnas Inggris di Piala Dunia 2010. Mantan
kiper Inggris U-19 dan U-21 akan menjadi pelapis David James dan Robert
Green dalam mengawal gawang The Three Lions. Akankah pemain kelahiran 18
April 1987 itu bersinar di Piala Dunia 2010 ? Kita lihat saja aksinya
jika Fabio Capello menjadikannya starter The Three Lions.
2. Hector Moreno
Pemain belakang Mexico ini adalah bintang dari Piala Dunia U – 17 tahun
2005 bersama Carlos Vela, Effrain Juarez, dan Giovanni dos Santos.
Mereka menjadi juara dunia setelah di Final, mengkandaskan Brazil 3 – 0.
Pemain yang lahir pada 16 Januari 1988 ini sekarang bermain di klub
Belanda AZ Alkmaar. Bersama Sebastien Pocognoli, Demy de Zeuw, dan
Mendes da Silva, mereka menjadi palang pintu yang solid. Tak ayal klub
yang pada saat itu dilatih Louis van Gaal, menjadi juara Eradivisie 2009
mengalahkan unggulan juara liga belanda PSV Eindhoven dan Ajax
Amsterdam. Pemain yang berpostur 182 cm ini akan bahu membahu membawa
Mexico melaju ke babak selanjutnya bersama sang senior, Rafael Marquez.
3. Leonardo Bonucci
Memang namanya begitu asing di telinga kita. Jika dilihat wajahnya,
nampak seperti Nemanja Vidic yang botak berkulit putih. Italia memang
tak pernah habis dalam mencetak para bek – bek handal dalam catenaccio.
Pemain yang lahir pada 30 April 1987 ini pernah menjadi bagian dari
juara Liga Champions Inter Milan tahun 2005. Namun dia dipinjamkan ke
Treviso dan Pisa dua tahun kemudian. Setelah kembali ke Inter, ia hanya
menjadi pemain cadangan. Kemudian bersama Robert Acquafresca, Fransesco
Bolzoni, dan Ricardo Meggiorini. Dia menjadi bagian dari transfer pemain
Genoa Diego Milito dan Thiago Motta. Sebulan kemudian dia pindah ke
Bari. Di Bari, dia menemukan masa keemasannya. Marcelo Lippi yang
menjadi pelatih Italia, memanggilnya untuk masuk dalam skuad Gli Azzuri
di piala dunia 2010. Pemain berpostur 190 cm ini, mencetak gol
pertamanya di skuad Italia saat ditaklukkan Mexico 2 – 1 dalam
pertandingan pemanasan menuju Piala Dunia 2010.
4. Gregory van der Wiel
Bek kanan kelahiran 2 Februari 1988 ini pernah meraih penghargaan “The
Best Young Player 2010” di Belanda. Pemain asli didikan akademi Ajax
Amsterdam ini, memulai debutnya bersama Ajax pada tahun 2007. Awalnya,
ia menjadi center back. Kemudian Marco van Basten –yang menjadi manager
Ajax- mengubahnya menjadi bek kanan. Keputusan yang tepat, karena
kecepatan menyisir pertahanan lawan di sisi kiri sangat cocok untuknya.
Posisi tersebut membawa hoki hingga akhirnya Bert van Marwijk
memanggilnya masuk dalam line up Belanda di Piala Dunia 2010. Akankah
‘The Next Reiziger’ akan membawa tuah bagi Oranje team ?
5. Holger Badstuber
Posisi asli pemain Bayern Muenchen ini ialah center back. Namun karena
center back telah ada Martin Demichelis dan Daniel van Buyten, posisinya
diubah ke bek kiri. Pemain ini merupakan produk didikan akademi Bayern
Muenchen bersama Thomas Muller. Kepiawaiannya dalam menyisir ke
pertahanan kanan lawan membuat dia disegani. Terbukti pada saat final
Liga Champions 2010. Walau Bayern Muenchen kalah dengan Inter Milan,
setidaknya pemain kelahiran 13 Maret 1989 merepotkan pemain Inter Milan
untuk masuk ke pertahanannya. Talentanya membuat Joachim Low memasukkan
namanya ke dalam skuad Der Panzer di Piala Dunia 2010.
6. Fabio Coentrao
Pemain kelahiran 11 Maret 1988 ini berposisi asli sebagai bek kiri.
Namun, kadang ia bisa di posisi gelandang bertahan maupun sayap kiri.
Dia memulai debutnya di klub Portugal, Rio Ave. Kemudian bakatnya mulai
menanjak. Tahun 2007 dia dianugerahi MVP di Piala Madeira. Penampilannya
yang konsisten itu membuatnya dilirik oleh Benfica. Dan akhirnya Carlos
Queiroz memanggilnya untuk masuk ke dalam 23 team pemain Portugal dalam
Piala Dunia 2010.
7. Angel di Maria
Nama yang menjadi buah bibir di kalangan pencinta sepakbola. Dia mencuri
perhatian ketika memperkuat Argentina di Olimpiade 2008 di Beijing. Dia
mencetak satu – satunya gol di final Olimpiade 2008 ke gawang Nigeria.
Sebelumnya pemain kelahiran Rosario, 14 Februari 1988 membawa Argentina
juara Piala Dunia U-20 pada tahun 2007. Tendangan dan umpan dari kaki
kiri yang akurat, membuat ia dilirik oleh beberapa pelatih kelas wahid.
Rumornya, tahun ini pemain Benfica tersebut akan hijrah ke Los
Galacticos Real Madrid. Dengan talentanya, ia dipanggil Diego Maradona
untuk memperkuat El Albiscelestes di Piala Dunia 2010.
8. Lee Chung Yong
Pemain muda asal Korea Selatan ini berposisi sebagai winger baik kanan
maupun kiri. Bakatnya sudah mulai terlihat ketika memperkuat FC Seoul
tahun 2003. Ia membawa tim dari ibukota Korea Selatan ini, menjadi juara
K-League Cup tahun 2006, K-League Cup runner up 2007, dan K-League
runner up 2008. Ia juga mendapat penghargaan sebagai K-League Cup Top
Assister tahun 2007, dan masuk dalam 11 pemain terbaik K-League 2008.
Tahun 2009 ia dikontrak Bolton Wanderers dan memulai debut yang baik.
Pada musim pertamanya juga, dia memenangkan penghargaan yaitu Pemain
Bolton Wanderers terbaik, dan pemain pendatang baru terbaik. Kali ini
dia akan bekerja sama dengan winger Manchester United, Park Ji Sung
untuk memboyong Piala Dunia ke negeri Ginseng.
9. Ramires
Pemain Brazil yang lahir pada tanggal 24 Maret 1987 ini mencuri
perhatian ketika ia memperkuat negaranya di piala Konfederasi 2009.
Ramires bisa berposisi sebagai second striker atau winger ini sekarang
memperkuat Benfica. Dengan talentanya, Pelatih Brazil pun memanggilnya
untuk ikut dalam skuad Brazil di Piala Dunia 2010 dan sebagai pemain
termuda di Brazil. Dia memulai debut internasionalnya pada tahun 2008 di
Olimpiade Beijing. Dia adalah calon the rising star di Piala Dunia
2010.
10. Dominic Adiyah
Sekilas, wajah striker ini gahar seperti actor Samuel Jackson. Memang
benar, wajahnya sepadan dengan keahliannya membobol gawang lawan. Pamor
pemain asal Ghana ini melejit ketika membawa negaranya juara Piala Dunia
U-20 di tahun 2009. Hebatnya lagi, 16 penampilannya di timnas Ghana
U-20 dia mencetak 17 gol ! Talentanya ditemukan oleh pemandu bakat dari
Feyenoord Roterdam. Di usia 11 tahun, dia sudah memperkuat Feyenoord
Academy hingga tahun 2007. Setelah itu dia memperkuat Heart of Lions dan
Fredrikstad. Pada tahun ini, AC Milan memboyongnya ke San Siro untuk
menjadikannya the next Inzaghi. Dia juga meraih banyak penghargaan
antara lain Top Skor Piala Dunia U-20, Pemain terbaik Piala Dunia U-20.
11. Pedro Rodriguez
Mungkin dia patut berterimakasih kepada Josep Guardiola yang membuatnya
bersinar dalam tahun ini. Pedrito –panggilan akrab Pedro— adalah the
Rising Star dari La Liga. Tubuhnya yang kecil tak membuatnya minder
untuk menjadi striker menakutkan di La Liga. Bersama Lionel Messi dan
Ibrahimovic, Pedro membawa Barcelona juara La Liga tahun 2010. Dia
bahkan menyingkirkan striker legendaris Perancis, Thierry Henry untuk
masuk ke dalam starter Barcelona. Tak salah jika Vicente del Bosque
memanggilnya untuk masuk dalam jajaran skuad La Furia Roja di Piala
Dunia 2010. Pemain kelahiran 28 Juli 1987 itu akan bekerjasama dengan
david Villa dan Fernando Torres untuk membobol gawang lawan – lawannya
di Piala Dunia 2010.
Adapun skema yang dipakai oleh saya yaitu 4-1-2-1-2 :
Joe Hart; Hector Moreno, Leonardo Bonucci, Gregory van der Wiel, Holger
Badstuber; Fabio Coentrao; Angel di Maria, Lee Chung Yong; Ramires;
Pedro Rodriguez, Dominic Adiyah.